Juni 5, 2008
· Disimpan dalam resensi film
Director : Juan Antonio Bayona
Writer : Sergio G Sanchez
Cast : Belen Rueda, Fernando Cayo, Geraldine Chaplin, Montserrat Carulla, Mebel Rivera, Andres Gertrudix, Roger Princep, Carla Gordillo Alicia, Georgina Avellaneda, Alejandro Campos, Oscar Guillermo Garreton
Production : 2007
“Lho Kok, begini!!” ” Salah Isinya kali?” ” Kok bahasanya atrok-atrokan sih?” ini komentar pertama gw pas muter ini film. Secara emang film ini ternyata pake bahasa atrok-atrokan (istilah gw ma suami klo nonton film yang bahasanya ga pake bahasa inggris or Indonesia hehe). Dan ternyata emang ga salah, dari nama si Director, Writer ampe pemerannya aja dah nunjukin tuh…tapi gw tetep putusin untuk nonton soalnya gw liat produsernya lumayan dah keuji sama film-film bagus.
Bisa dibilang film ini mengangkat tema panti asuhan plus tentunya anak-anak asuhannya. Dan dah ketebak kan klo hantunya itu pastinya anak kecil. Lihat aja cover filmnya…hehe..
Film ini diawali dengan sekelompok anak kecil yang sedang bermain petak umpet (sejenis petak umpet tapi agak2 beda gitu…ah ga tau deh namanya apa…), namanya juga anak kecil, mereka sih seneng-seneng aja. Padahal didalam rumah panti asuhan itu, seorang wanita memperhatikan mereka dan menyayangkan bahwa kebahagiaan itu tidak akan lama.
Cerita pun beralih. Laura (Belen Rueda) dan Carlos (Fernando Cayo) membeli panti asuhan tempat Laura dulu tinggal yang sekarang tidak berpenghuni dengan mengubahnya menjadi tempat tinggal keluarganya.
Ternyata harapan Laura untuk tinggal tenteram di tempat dia dibesarkan, tidak sesuai harapan. Anak angkatnya, Simon ( Roger Princep), yang ternyata positif menderita HIV, sering bercerita tentang teman imaginasinya. Secara emang anak kecil kan pasti punya teman khayalannya kan…jadi sama si Laura ini, kelakuan si Simon ga terlalu diambil pusing. Lama kelamaan, ngeh juga si Laura akan kelakuan anaknya ini karena Simon dengan teman khayalannya ini terlihat sangat akrab, bahkan Laura dibuat kaget ketika Simon akhirnya tahu kalau Simon adalah anak angkat. Dan Simon mengatakan bahwa semua itu dia dapat dari teman khayalannya itu. Simon bilang klo mereka merasa sama-sama anak panti asuhan yang sama-sama menderita suatu penyakit. Cerita-cerita Simon tentang temannya ini jadi menambah suasana mistis di rumah itu. Baca entri selengkapnya »
Mei 28, 2008
· Disimpan dalam resensi film

Director : Robert Luketic
Writer : Peter Steinfield and Allan Loeb, based on the book Bringing Down The House by Ben Mezrich
Cast : Jim Sturgess, Kevin Spacey, Kate Bosworth, Aaron Yoo, Liza Lapira, Jacob Pitts, Laurence Fishburne, Hosh Gad
Production : 2008
Fim baru bow. Film yang bikin seger mata cewe.. si tokoh utamanya ini muda, ganteng, pinter malah bisa dibilang jenius, anaknya baik lagi dah gitu sayang sama nyokapnya..kayaknya sih tipe cowo yang ga neko-neko..hehehe..sok tau banget deh..
Film berdurasi 123 menit ini menceritakan sisi lain dari sekumpulan anak pintar yang menggunakan kepintarannya itu untuk menghasilkan uang. Bekerja part time di library? Yang jelas bukan, mereka menjadi penjudi di Las Vegas yang terkenal dengan pusat hingar bingarnya perjudian. Berharap mendapatkan uang banyak mereka menggunakan kepintarannya itu di meja judi. Kuliah jalan…judi juga jalan..hehe Baca entri selengkapnya »
Mei 21, 2008
· Disimpan dalam resensi film
Director : Courtney Solomon
Writer : Courtney Solomon. Based on the novel by Brent Monahan
Cast : Donald Sutherland, Sissy Spasek, Rachel Hurd-Wood, James D’Arcy, Thom Fell, Mathew Marsh, Gaye Brown.
Production : Tahun 2005
Mengharapkan film horor yang kelihatan jelas hantunya? mengharapkan suasana film horor yang modern, baik dari pemainnya atau settingnya? ga mau horor yang banyak menerka-nerka? Kayaknya kalau harapannya antara lain seperti itu sih ga bisa ngarepin dari film horor ini, jadi daripada kecewa mending ga usah nonton aja.
Tapi kalau mau menikmati horor dengan setting jaman baheula (kadang justru lebih dalem rasa horornya), dengan kesederhanaan visualisasi, sedikit aneh (kepercayaan bahwa setiap mahluk hidup itu batiniahnya (jiwa atau dalam bahasa sundanya lelembut) dapat menjelma), so gw recomended untuk nonton film ini. Baca entri selengkapnya »
Mei 8, 2008
· Disimpan dalam resensi film
Director : Mikael Hafstrom
Writer : Struart Beattie, based on the novel by James Siegel
Cast : Clive Owen, Jennifer Aniston, Vincent Cassel, Melissa George, Addison Rimlin, Tom Conti, Denis O’Hare
Pertama kali memilih film ini untuk di tonton, sebenernya sudah menduga-duga akan bernuansa seperti apa film ini. Tapi namanya juga sebuah karya seni, buah pikiran seseorang, tentunya tetap mengandung misteri yang akan menghipnotis penonton untuk tetap duduk manis melihat keseluruhan cerita yang disajikannya.
Derailed, yah kalau diartikan sih menggelincirkan atau menyebabkan keluar jalur (rel). Dan memang film ini ada kaitannya dengan kereta, penumpangnya, dan cheated. Hmm..dan peringatan buat para pria yang sudah beristri atau sudah memiliki pasangan, disinilah Anda akan melihat sisi lain dari dampak kelemahan komitmen Anda terhadap pasangan..beware…hehe.. Jadi ini film meskipun ga terlalu spesial tapi bolehlah ditonton bareng-bareng sama pasangan asal sesudahnya jangan gontok-gontokan ya…hehe..
Derailed sebenarnya tidak memberikan sesuatu yang baru untuk film jenis seperti ini, seperti film-film terdahulunya, Michael Douglas yang sudah lebih dulu mempertontonkan film Disclosure dan Fatal Attraction-nya. Secara keseluruhan, Derailed sepertinya ingin menyajikan bagaimana seorang Rachel (Jennifer Aniston) dengan semua image-nya di serial Friends menjadi seseorang yang cukup mengejutkan penonton. Surprised!
Sori mori ya…untuk kali ini gw lupa nama-nama tokohnya, soalnya film ini gw tonton bulan lalu dan tadinya ga kepikir mo di posting…mo di putar lagi film-nya…halahhh..maless bgt cuma untuk nyari nama-nama si pemerannya..hehe Baca entri selengkapnya »
Mei 7, 2008
· Disimpan dalam resensi film

Director : Dario Piana
Writer : Brendan Hood
Cast : Mike Vogel, Christina Cole, Jaime Murray, Andrew Buchan
“The Death Of Ian Stone” garapan tahun 2007, memang tidak dibintangi oleh aktor-aktor dan aktris-aktris terkenal, namun bukan berarti filmnya tidak menarik untuk ditonton. Pada awalnya memang gw ga ngerasa tertarik untuk nonton, dan biasanya yang berbau horor-horor gw jadikan pilihan kedua untuk gw tonton. Gw pikir ini film bercerita tentang hantu-hantuan atau semacam zombie atau vampire jadul banget yach, tapi ternyata setelah menontonnya, gw surpised juga.
Dari judulnya aja udah ketahuan bahwa konsepnya mengenai kematian si Ian Stone, yang menjadi salah satu pertimbangan roman film ini. Dan dari judulnya juga kayaknya udah dipastikan ini film horor, tapi meskipun demikian ini bukan sembarang cerita horor. Film ini memadukan seni fiksi ilmiah dan roman dengan dibumbui darah dimana-mana dan nuansa ketakutan. Cukup menyeramkan.
Dalam film ini Ian Stone (Mike Vogel) adalah seorang laki-laki yang setiap kali dibunuh, dan setelah dibunuh kemudian dia hidup menjadi seseorang dengan skenario kehidupan yang berbeda, kemudian dia dibunuh kembali.
Setiap dia memulai kehidupan barunya itu, dia terus dibayang-bayangi memori akan masa lalunya atau bisa dibilang kejadian terbunuhnya dia di kehidupan sebelumnya. Bingung dan merasa gila karena dia selalu dibayangi oleh sesosok mahluk yang ingin menyerangnya dan si Ian ini tidak mengerti mengapa dia selalu menjadi target si penyerang ini. Baca entri selengkapnya »
Mei 5, 2008
· Disimpan dalam resensi film
Tiap tahunnya lebih dari 21 juta orang melakukan general anesthesia. Mayoritas dari mereka tertidur dengan tenang seperti bayi tanpa mengingat apapun. Namun, dari 30 ribu pasen ternyata menyadari bahwa mereka tidak tertidur dan terjebak dalam penomena yang disebut sebagai anesthesia awareness. Mereka bangun ketika proses operasi, tidak bisa berteriak minta tolong, tidak dapat bergerak, mereka sadar akan apa yang terjadi di kamar operasi……
Film ini disutradari dan ditulis oleh Joby Harold, dibintangi oleh Jesica Alba, Hayden Christensen,Terence Howard, Lena Olin, Christopher McDonald, Sam Robards, Arliss Howard, Fisher Stevens, Georgina Chapman, David Harbour.
AWAKE dimulai dari curhat seorang dokter pada dirinya sendiri yang menyesal karena tidak bisa menyelamatkan pasennya yang juga temannya. Si Dokter merasa bahwa sang pasen, Clay, tahu apa yang terjadi di ruang operasi tersebut. Kemudian alur ceritapun flash black.
Diceritakan Clayton Beresford, Jr. /Clay (Hayden Christensen) seorang businessman sukses sekaligus penerus perusahaan besar, Beresford Capital, menderita sakit lever yang akut dan operasilah harapannya untuk tetap hidup. Ditangan Dr. Jack Harper/Jack (Terence Howard), Clay mempercayakan dirinya untuk dioperasi. Clay telah berteman dengan Jack setelah Jack menyelamatkan hidupnya selama dia menderita penyakit hatinya itu. Jack juga yang menyarankan agar Clay tidak membuang waktu untuk menjelaskan kepada ibunya dan menikahi Sam. Baca entri selengkapnya »