Kalau berbicara tentang perencanaan investasi, kayaknya memang tidak dapat dipisahkan dari situasi dan gaya hidup kita saat ini. Biasanya setiap orang memiliki perilaku yang berbeda-beda. Namun, umumnya mengalami tahapan-tahapan kehidupan yang serupa sepanjang hidupnya. Apapun situasi dan kondisi hidup kita saat ini, menabung dan investasi sebaiknya menjadi bagian hidup.
Hanya ingin berbagi ilmu yang saya baca tentang perilaku tahapan-tahapan tersebut. Semoga bermanfaat.
• SAAT MEMPEROLEH GAJI PERTAMA
Mulailah investasi sedini mungkin. Saat memperoleh gaji pertama cobalah membaginya menjadi 50% langsung ditabung dan 50% untuk belanja. Secara umum, dalam situasi ini, gunakan dana untuk membangun saldo dana darurat dan mulai membuat rekening investasi untuk pensiun.
• SAAT KENAIKAN GAJI
Naik gaji artinya bisa meningkatkan pengeluaran? Eits, tunggu dulu! Coba periksa apakah kenaikan gaji kita lebih tinggi dari angka inflasi. Jangan sampai daya beli kita menurun akibat tingginya inflasi. Saat gaji naik, kita dapat melunasi utang kartu kredit jika ada, meningkatkan porsi rasio tabungan menuju 30% dari gaji, meningkatkan saldo dana darurat menuju angka ideal.
• SAAT MENIKAH
Menikah artinya menyatukan dua kehidupan, termasuk keuangan. Untuk itu kita dan pasangan harus sepakat dalam cara pengelolaan keuangan keluarga. Periksa seberapa tinggi toleransi kita berdua terhadap risiko investasi, lalu sesuaikan portofolio investasi kita dan pasangan.
Tentukan jumlah kontribusi investasi regular setiap bulan dan tentukan alokasinya. Sesuaikan anggaran pengeluaran dan lifestyle dengan kemampuan finansial kita dan pasangan. Jangan lupa, periksa apakah proteksi asuransi jiwa dan asuransi kesehatan memadai. Terakhir, tingkatkan saldo dana untuk hari tua, baik biaya hidup maupun dana kesehatan.
• SAAT MEMBELI RUMAH
Membeli rumah merupakan keputusan keuangan yang besar da;am kehidupan dinansial. Pastikan kita memiliki uang muka minimal 30% dari harga beli rumah. Bila belum ada, lakukan investasi menuju target.
Tentukan cicilan kredit rumah setiap bulan maksimal 20% dari total penghasilan. Kita masih harus mencadangkan 10% untuk cicilan utang kartu kredit bila ada.
• SAAT PUNYA BAYI
Kebahagiaan karena datangnya buah hati disertai dengan tanggung jawab membesarkan anak dengan baik. Idealnya, orang tua menyiapkan secara dini kebutuhan-kebutuhan pendanaan yang penting untuk setiap anak. Caranya dengan meningkatkan saldo dana darurat, memeriksa uang pertanggungan jiwa yang memadai, dan mempersiapkan dana pendidikan untuk setiap anak.
• SAAT GANTI KERJA
Pastikan kita telah memiliki saldo dana darurat minimal tiga kali pengeluaran rutin bulanan. Ini untuk mengantisipasi bila setelah masa percobaan, perusahaan tak meneruskan kontrak kerja. Lakukan evaluasi strategi investasi dan alokasi harta untuk mengakomodasi kenaikan gaji dan manfaat dari pekerjaan baru. Mutasikan saldo dana pensiun kita ke dana pensiun perusahaan baru. Jangan lupa juga meneruskan investasi.
• SAAT PENSIUN
Saya sepakat, pensiun dapat dimulai di usia berapa saja. Beberapa orang memulai sebelum usia 55 tahun. Ada juga yang 60 tahun. Apa pun keputusan kita, setahun sebelum pensiun, periksa apakah saldo dana pensiun cukup memadai untuk menghidupi life style yang kita inginkan 20 tahun ke depan. Bila tidak, coba sesuaikan life style kita dengan saldo dana yang masa pensiun.
Pelajari dampak apabila kita mengambil seluruh saldo dana pensiun yang tersedia atau melakukan mutasi ke sebuah anuitas. Ingatlah, saldo yang tersedia harus dikelola untuk memberikan penghasilan pensiun rutin dan juga kemungkinan peningkatan nilai investasi untuk mengalahkan inflasi.
Tak ada salahnya, meminta bantuan perencana keuangan untuk melalui tiap milestone kehidupan kita.