Arsip untuk Info

“Smart Card” For Fuel Seen as not Smart Enough

Melanjutkan tulisan gw tentang subject yang sama ternyata ada informasi terbaru lho..

Dari surat kabar yang gw baca, ternyata pemerintah mengkaji kembali program pengendalian pemakaian premium bersubsidi melalui pemberlakuan kartu pintar (Smart Card) yang sebelumnya ditargetkan dimulai Januari 2009.

Ternyata pemerintah masih harus menghitung dahulu kebutuhan biaya pengadaan smart card yang ternyata cukup tinggi, karena harus memakai teknologi satelit. Dan menurut Menteri ESDM Purnomo Yusgiantoro, pemakaian satelit dibutuhkan agar smart card juga bisa digunakan buat keperluan lain.

Seperti yang sudah diduga, Pemerintah juga tidak mau terburu-buru memberlakukan smart card, karena berdasarkan pengalaman program konversi minyak tanah ke elpiji yang menimbulkan banyak masalah dalam implementasi di lapangan. Sebagai solusinya, pemerintah akan mempercepat pemakaian bahan bakar gas buat transportasi yang dalam waktu dekat akan masuk dalam volume cukup besar ke Jawa dari Sumatera Selatan, selain juga memanfaatkan bahan bakar nabati.

Oh begitu toh..

Komentar (17) »

Memanfaatkan Waktu Luang Ibu Rumah Tangga

Bagi sebagian orang, pilihan untuk menjadi ibu rumah tangga atau wanita karir merupakan pilihan yang tidak mudah. Ada yang rela mengorbankan karirnya yang gemilang demi mengurus anak dan suami, tapi dengan catatan suami sudah memenuhi kebutuhan keluarga lebih dari cukup. Sementara sebagian wanita lainnya sebenarnya ingin tinggal di rumah, menemani anak bermain dan menunggu suami pulang kerja. Tapi apa daya tuntutan ekonomi memaksa mereka untuk ikut bekerja.

Ibu yang ikut bekerja mempunyai banyak pilihan. Ada ibu yang memilih bekerja di rumah dan ada ibu yang memilih bekerja di luar rumah. Jika ibu memilih bekerja di luar rumah maka ibu harus pandai-pandai mengatur waktu untuk keluarga karena pada hakekatnya seorang ibu memiliki tugas utama yaitu mengatur urusan rumah tangga termasuk mengawasi, mengatur dan membimbing anak-anak. Apalagi jika ibu memiliki anak yang masih kecil atau balita maka seorang ibu harus tahu betul bagaimana mengatur waktu dengan bijaksana.

Sedangkan untuk ibu yang bekerja di dalam rumahpun tetap harus mampu mengatur waktu dengan bijaksana.

Sebagai ibu rumah tangga, ditengah kesibukan rutin sehari-hari pasti menyisakan waktu luang. Kenapa waktu luang tersebut tidak digunakan untuk mencari tambahan, membantu suami untuk mendapatkan uang? Setiap orang berusaha untuk memanfaatkan waktu luangnya, entah itu menekuni hobi, bersenang-senang, atau mencari penghasilan tambahan. Hal ini berlaku juga bagi sebagian besar kaum ibu. Mereka ingin mencari tambahan penghasilan, namun tetap memiliki waktu untuk keluarganya. Apakah kerja part time, atau ingin memulai bisnis full time di rumah.

Yang mau info lengkap, bisa unduh free ebook ini, semoga bermanfaat :)

Download Free Ebook : Memanfaatkan Waktu Luang Ibu Rumah Tangga

Komentar (4) »

Wah…Dapet Kerjaan itu susah-susah gampang deh…

Memperoleh pekerjaan bagus saat ini memang semakin sulit. Apalagi pekerjaan dari perusahaan yang mapan. Ga gampang mencari pekerjaan yang sesuai dengan keinginan kita. Sering kita berharap mendapatkan panggilan kerja setelah mengirimkan lamaran. Namun, banyak kasus yang terjadi setelah mendapatkan panggilan dan wawancara beberapa kali tetapi tetap saja gagal. Meski telah sampai menjalani wawancara dengan owner atau pemimpin, bukan jaminan kalau kita akan lulus. Sering kita bertanya-tanya apa yang menjadi penyebab sebenarnya. Pertanyaan inilah yang kerap muncul pada benak si pelamar

Gw jadi ingat waktu masih fresh graduate dan mencoba melamar pekerjaan. Kalau dipikir sekarang kayaknya jadi malu

Waktu itu dari mulai melamar pekerjaan, test sampai tahap wawancara kerja kayaknya berjalan begitu saja. Emang sih..melakukan persiapan juga, tapi persiapannya terfokus pada diri sendiri dan kurang informasi. Dan emang jangan disesalkan kalau ternyata beberapa kali melamar pekerjaan selalu gagal. Pengalaman teman gw beda lagi. Saking sebelnya sama yang namanya panggilan kerja, test dan wawancara tapi selalu gagal pada tahap wawancara, membuat dia kreatif menuliskan pertanyaan-pertanyaan yang diajukan si rekruiter, dia buat daftar pertanyaan dan jawaban yang kira-kira bagus. Jadi ketika dia dihadapkan pada hal seperti itu lagi, dia mencoba mengantisipasi kegagalan dengan mengingat-ingat daftar pertanyaan wawancara tersebut. Boleh juga idenya..hehe

Waktu terus berjalan, gw semakin tua dan semakin berpengalaman. Setelah pengalaman pertama bekerja yaitu di perusahaan Surveyor/Konsultan, gw tertantang untuk mencoba pindah kerja, setiap ada lowongan kerja yang menurut gw menarik gw coba ngelamar, walhasil gw sempet jadi kutu loncat juga. Tapi ada hikmahnya juga lho jadi kutu loncat, standar gaji gw jadi terus meningkat..hehe

Dan emang, ternyata untuk melamar pekerjaan itu ga cuma modal pede doang tapi memerlukan tips dan trik tertentu terutama tips wawancara kerja yang kadang bikin nervous. Dari mulai membuat surat lamaran, Curriculum Vitae (CV) yang merupakan gerbang awal yang menentukan kita masuk ke tahap selanjutnya, sampai melakukan wawancara kerja. Setelah menjadi karyawan pun tidak pernah luput dari problematikanya. Memang seru dunia kerja itu :D

Yang mau info lengkapnya, bisa unduh free ebook tulisan gw loh  mudah2an berguna ;)
 

 Download Free Ebook - Tips Seputar Dunia Kerja

Komentar (21) »

Help Me Please…

Blogger Yth, (resmi amat seh)

Ga terasa udah setengah tahun gw jadi bloger, seneng juga bisa menuangkan unek-unek, opini bahkan sesuatu yg ga jelas ke dalam tulisan. Dan yang lebih menyenangkan lagi kesediaan bloger lain untuk membaca, memberi komentar bahkan hanya sekedar numpang lewat saja. Sungguh sesuatu yg berarti buat gw.

Dari sekian yang komen, ada komentar yang meminta gw untuk berganti tampilan blognya. Secara sebagai bloger yg baik dan yang ingin dibaca postingannya, tentunya aspirasi ini ga bisa gw kesampingkan begitu saja. Hanya saja ada perasaan ragu-ragu juga untuk mengakomodir aspirasi tersebut. Secara tampilan ini sepertinya mewakili diri gw, jadi pusing juga deh mikirinnya.

Jadi, dari pada pusing sendiri mending bagi-bagi pusingnya kan, gw berharap para bloger yang berkunjung mau memberikan komentarnya, apakah blog gw harus berganti tampilan atau tetap seperti semula. Help Me Please….

Thanks buat partisipasinya :D

Komentar (16) »

Kenapa Lelaki Cenderung menunda Pernikahan Sih?

Kayaknya memang sulit buat kaum lelaki untuk berkomitmen saat menjalani suatu hubungan. Terbukti hal Ini terjadi pada beberapa teman lelaki yg masih asik aja menjoblo, kayaknya kalau tidak karena tuntutan keinginan orang tua dan dijodohkan mungkin mereka masih ga kepikir untuk menikah. Sepertinya mereka cenderung menikmati masa lajang dan menunda untuk menjalin komitmen serius kearah pernikahan dengan perempuan selama mungkin.

Karena perilaku ini membuat kaum perempuan mengganggap bahwa lelaki cenderung tidak suka menjalin komitmen serius. Atau lelaki baru terpikir tentang hal tersebut saat usia telah mencapai pertengahan tiga puluh dan saatnya untuk memiliki keturunan serta mencari sosok perempuan untuk merawat mereka. Aduh kalau cuma alasan ini menyedihkan sekali ya..

Dan ternyata ada beberapa hal yang menyebabkan kaum lelaki tidak ingin terburu-buru berkomitmen : Baca entri selengkapnya »

Komentar (8) »