
Director : Robert Luketic
Writer : Peter Steinfield and Allan Loeb, based on the book Bringing Down The House by Ben Mezrich
Cast : Jim Sturgess, Kevin Spacey, Kate Bosworth, Aaron Yoo, Liza Lapira, Jacob Pitts, Laurence Fishburne, Hosh Gad
Production : 2008
Fim baru bow. Film yang bikin seger mata cewe.. si tokoh utamanya ini muda, ganteng, pinter malah bisa dibilang jenius, anaknya baik lagi dah gitu sayang sama nyokapnya..kayaknya sih tipe cowo yang ga neko-neko..hehehe..sok tau banget deh..
Film berdurasi 123 menit ini menceritakan sisi lain dari sekumpulan anak pintar yang menggunakan kepintarannya itu untuk menghasilkan uang. Bekerja part time di library? Yang jelas bukan, mereka menjadi penjudi di Las Vegas yang terkenal dengan pusat hingar bingarnya perjudian. Berharap mendapatkan uang banyak mereka menggunakan kepintarannya itu di meja judi. Kuliah jalan…judi juga jalan..hehe
Tiba-tiba gw jd inget pesan dosen gw, ”menjadi bandel itu boleh tapi asal jangan jahat”. Kayaknya pesan dosen gw ini cocok jg dengan film ini.
Diceritakan Ben Campbell (Jim Sturgess) merasa putus asa dengan keberuntungannya. Dia membutuhkan tambahan uang untuk dapat tetap meneruskan sekolah Medicine di Harvard. Sebenarnya sih gw nilai kehidupan si Ben ini ga terlalu susah, toh dia tetap mendapatkan pekerjaan sampingan sebagai penjaga toko. Tapi, namanya juga film Hollywood ya gaya hidupnya beda lhaa…. Dan emang manusiawi klo ternyata ada jalan yang lebih cepet untuk mengumpulkan uang banyak dan peluang itu menjadi pilihan yang dijalani.
Peluang untuk mendapatkan uang lebih banyak dalam tempo yang singkat didapat Ben ketika bertemu dengan dosen matematiknya, Micky Rosa (Kevin Spacey). Micky tertarik melihat kepintaran Ben. Kemudian Micky mengajak Ben menjadi salah satu anggota kelompok mahasiswa pintar berhitung untuk melakukan judi di Vegas. Semula Ben menolak, namun bisa diduga dia pun akhirnya ikut dalam tim yang terdiri dari 5 orang (termasuk Ben) mahasiswa pintar tersebut.
Disinilah kerennya film ini, gimana si dosen mengajari timnya itu bermain black jack dengan kekuatan berhitung. Berjudi dengan bermain cerdas gitu lho…ga asal judi. Cukup menarik. Gimana ketika mereka beraksi menguras kasino-kasino yang menjadi target mereka, dan yang menarik juga, film ini tidak saja menyajikan aksi mereka di meja judi saja tapi konflik yang terjadi antara Ben dan Micky yang membuat Ben kehilangan segala-galanya. Dan apakah Ben tinggal diam dengan kondisinya tersebut? Bagaimana cara Ben untuk mendapatkan kembali uang-uangnya itu? Akhir yang menarik dan tidak terduga.
Selamat menonton.
maminya vay berkata,
Mei 28, 2008 @ 6:33 am
film2 model begini yg paling sy suka. santai, ga buat capek mikir.
ratna berkata,
Mei 28, 2008 @ 9:23 am
@ maminya vay
klo gitu selamat menonton. tp klo vaya nangis di pause dl ya mba..hehe
Okta Sihotang berkata,
Mei 28, 2008 @ 1:57 pm
begh..3 hari yang lalu aku baru nonton film itu, berkisahkan seorang mahasiswa MIT yang terjebak oleh dosennya sehingga menjadi seorang pejudi yang sukses…
selamat menonton degh
Tigis berkata,
Mei 28, 2008 @ 2:54 pm
Wah batam biasanya ketinggalan kalo jenis pilem ginian
economatic berkata,
Mei 29, 2008 @ 3:11 am
Hm, Vcd bajakannya sudah ada belum yaa….
ratna berkata,
Mei 30, 2008 @ 4:21 am
@ Okta Sihotang
heheh udah nonton ya…oke deh..
@ Tigis
wah apa perlu dikirmin dari sini? hehe
@ economatic
walah mas..Vcd bajakannya ya???
Biasanya di Indonesia itu soal bajak membajak ahlinya tuh..
Faradina Aningtias berkata,
Mei 31, 2008 @ 3:07 am
Mmmm…, kayaknya bagus juga tuh film. Jadi pingin nonton.
hanggadamai berkata,
Juni 1, 2008 @ 3:58 pm
waduh,,,kali ini nonton gak ya..
Diriku jadi kepengen nonton…
Tumes_semuT berkata,
Juni 3, 2008 @ 6:02 pm
21 , besok rabu pon, kamis wage wah sip nomer iki
*apik nomer iki nomere kupu-kupu*
Edi Psw berkata,
Juni 4, 2008 @ 7:50 am
Wah, belum pernah nonton nich.
achoey sang khilaf berkata,
Juni 4, 2008 @ 1:25 pm
seru juga ya filmnya?
tintin berkata,
Juni 5, 2008 @ 7:35 am
bookmarks ahh pilemnya ..
btw bu .. dah saya link .. gantian yukk ..
kita berkata,
Agustus 27, 2008 @ 2:30 pm
wah jangan2 tmen saiah suka baca postingannya mbak nih..abis bandel2 semua..hahaha.. “menjadi bandel boleh asal jangan jahat…”