Mei 21, 2008
· Disimpan dalam curhat
Masih inget dong lagunya Dari Sabang sampai Merauke…so pasti itu…
Ini bukan untuk melecehkan penciptanya dan lebih-lebih bukan pula untuk melecehkan negeri tercinta ini lho…
Begini liriknya :
Dari Sabang sampai Merauke berjajar pulau-pulau…
Sambung menyambung menjadi satu itulah INDOMARET..
INDOMARET tanah air ku, aku berjanji padamu
menjunjung tanah air ku, tanah air ku INDOMARET..
“Lho, Digi kok nyanyinya gitu? bukan INDOMARET sayang..tapi INDONESIA.”
“INDOMARET mama..bukan INDONESIA…” kilah Digi sambil mulutnya kayak cumi-cumi.
Segala daya upaya telah gw tempuh untuk meluruskan lirik lagu itu, apa daya anak gw yang koleris-sanguinis seakan ga denger kata-kata mamanya, walhasil mamanya yang sanguinis-plegmatis ini cm bisa mengurut dada..dasar anak kecil!
Mei 21, 2008
· Disimpan dalam resensi film
Director : Courtney Solomon
Writer : Courtney Solomon. Based on the novel by Brent Monahan
Cast : Donald Sutherland, Sissy Spasek, Rachel Hurd-Wood, James D’Arcy, Thom Fell, Mathew Marsh, Gaye Brown.
Production : Tahun 2005
Mengharapkan film horor yang kelihatan jelas hantunya? mengharapkan suasana film horor yang modern, baik dari pemainnya atau settingnya? ga mau horor yang banyak menerka-nerka? Kayaknya kalau harapannya antara lain seperti itu sih ga bisa ngarepin dari film horor ini, jadi daripada kecewa mending ga usah nonton aja.
Tapi kalau mau menikmati horor dengan setting jaman baheula (kadang justru lebih dalem rasa horornya), dengan kesederhanaan visualisasi, sedikit aneh (kepercayaan bahwa setiap mahluk hidup itu batiniahnya (jiwa atau dalam bahasa sundanya lelembut) dapat menjelma), so gw recomended untuk nonton film ini. Baca entri selengkapnya »