Resensi Film “Derailed”

Director : Mikael Hafstrom
Writer : Struart Beattie, based on the novel by James Siegel
Cast : Clive Owen, Jennifer Aniston, Vincent Cassel, Melissa George, Addison Rimlin, Tom Conti, Denis O’Hare

Pertama kali memilih film ini untuk di tonton, sebenernya sudah menduga-duga akan bernuansa seperti apa film ini. Tapi namanya juga sebuah karya seni, buah pikiran seseorang, tentunya tetap mengandung misteri yang akan menghipnotis penonton untuk tetap duduk manis melihat keseluruhan cerita yang disajikannya.

Derailed, yah kalau diartikan sih menggelincirkan atau menyebabkan keluar jalur (rel). Dan memang film ini ada kaitannya dengan kereta, penumpangnya, dan cheated. Hmm..dan peringatan buat para pria yang sudah beristri atau sudah memiliki pasangan, disinilah Anda akan melihat sisi lain dari dampak kelemahan komitmen Anda terhadap pasangan..beware…hehe.. Jadi ini film meskipun ga terlalu spesial tapi bolehlah ditonton bareng-bareng sama pasangan asal sesudahnya jangan gontok-gontokan ya…hehe..

Derailed sebenarnya tidak memberikan sesuatu yang baru untuk film jenis seperti ini, seperti film-film terdahulunya, Michael Douglas yang sudah lebih dulu mempertontonkan film Disclosure dan Fatal Attraction-nya. Secara keseluruhan, Derailed sepertinya ingin menyajikan bagaimana seorang Rachel (Jennifer Aniston) dengan semua image-nya di serial Friends menjadi seseorang yang cukup mengejutkan penonton. Surprised!

Sori mori ya…untuk kali ini gw lupa nama-nama tokohnya, soalnya film ini gw tonton bulan lalu dan tadinya ga kepikir mo di posting…mo di putar lagi film-nya…halahhh..maless bgt cuma untuk nyari nama-nama si pemerannya..hehe

Diceritakan, Owen adalah seorang suami yang beristrikan Melissa George dan mempunyai anak yang mengidap suatu penyakit. Owen berpenghasilan tinggi di sebuah perusahaan advertising dan tinggal dibagian kota yang menyenangkan dengan rumah yang cukup besar.

Suatu hari karena tergesa-gesa ke kantor, Owen yang tiap harinya naik kereta lupa membeli karcis, sampai si petugas kereta akan menurunkan owen di stasiun terdekat. Ditengah percakapan Owen dengan si petugas itu, Anniston menawarkan diri untuk membayar karcis Owen. Dari sinilah awal pertemuan Owen dan Aniston. Aniston yang tampil menarik, terlihat chic dan sexy dengan pakaian kerjanya, tidak salah kalau menjadi pusat perhatian laki-laki, termasuk Owen. Dengan dalih akan membayar utang karcis itu, Owen meminta Aniston untuk bertemu dengannya lagi. Tukar-tukar informasi pun terjadi, siapa Aniston, siapa Owen membuat mereka semakin dekat.

nullSemakin dekat saja hubungan mereka, jadi nyentrum dong…dan membuat Owen mulai berani membohongi istrinya. Sampai suatu malam mereka berencana untuk cek in disebuah hotel. Sampai akhirnya mereka tanpa sengaja menemukan sebuah hotel. Di adegan ini digambarkan bagaimana mereka berdua merasa ragu-ragu untuk melakukannya, tapi dorongan “itu” sih kadang lebih kuat hehe..Bisa dibayangkan apa yang terjadi disana. Cukup menggairahkan tapi Eitt…kayaknya si penulis cerita tidak mau begitu saja membiarkan penonton menerka apa yang terjadi, karena tanpa diduga masuklah seorang penjahat yang mendapati mereka sedang mulai hot-hotnya..halah..dia jadi mau..

Cerita romantis pun berubah menjadi suatu thriller. Disini gw ngeri juga lihatnya. Merinding. Bayangkan, yang semula Aniston hendak making Love dengan Owen, hasrat udah ada sampe di ubun-ubun, sekarang justru Aniston diperkosa oleh si penjahat maniak seks itu. Owen mencoba untuk melawan, namun apa daya tak mampu. Owen pun pingsan.

Cerita pun berlanjut, dari romantisme berubah menjadi pemerasan dan penuh ancaman. Cerita pun tidak hanya mengalir begitu saja. Diceritakan juga bagaimana Owen harus menggelapkan uang perusahaan, uang tabungan untuk membeli alat cuci darah anaknya, bagaimana Owen harus menjadi tersangka pembunuhan salah satu staft di kantornya yang dekat dengannya, Bagaimana si penjahat mencoba mendekati keluarganya untuk mengancam Owen dan keterkejutan Owen akan suatu kebenaran yang dia tidak duga dan membuat dia bangkit untuk melawan.

Akhir cerita ini memang memihak pada penonton, dimana si jahat harus kalah. tapi kemenangan tidak bisa dengan gampang diraih Owen. Tanpa dia duga, dia pun harus berurusan lagi dengan si penjahat di dalam penjara untuk meneruskan urusan yang lama.

Okay, kayaknya emang ga begitu seru kalau cuma baca ini resensi. Temukan sisi romantisme dan surprise-surpise-nya dengan nonton filmnya.

Cuma satu yang menjadi beban pikiran gw, kenapa si Owen ini tergoda selingkuh ya?padahal kehidupan keluarganya cukup baik-baik saja meskipun penyakit anaknya kerap kambuh. Yang seharusnya dengan cobaan itu justru membuat si Owen lebih dekat lagi dengan keluarga dan berpikir ratusan kali untuk mengkhianati keluarganya…??? dan sampai akhir ini film, si penulis tidak memberikan jawaban, alasan atau apapun. Yang jelas yang terjadi di Film ini adalah penipuan. Penipuan yang dibungkus dengan kemasan yang sungguh cantik dan menarik. Hmm..siapa yang tidak tergoda….

Selamat menonton.

5 Tanggapan sejauh ini »

  1. 1

    hutriest berkata,

    Mei 8, 2008 @ 9:55 am

    Jadi penasaran nonton filmnya. Tapi kalau pengen liat film yang tidak berpihak ke penonton, alias penjahatnya menang, bisa tonnton No Country for old men, film yang memenangi Oscar film terbaik 2008, pembunuh yang sadis, dan di akhir cerita polisi menyerah, kecape’an mengejar penjahatnya. :)

  2. 2

    babeh berkata,

    Mei 9, 2008 @ 6:43 pm

    keren tuh cerita, lengkap! seruuuuu….. iya kebayang banget…. lagi hot-hotnya ber-making love (emang dah sampe ubun2??) trus masuk penjahat……. rut-rut-rut mengkerut deh pasti tuh si owen (apanyah?) (pikiranyah serem sih) nyalinyah lah…., mending si Aniston bisa nerusin gejolaknyah meskipun akhirnyah pingsan juga….. (abis dipaksa sih yah rat, coba kalo terus ma si owen, puncaknya pasti lebih as as as sik) tapi kalo ga gitu, judul filmnyah pasti bukan ‘derailed’…. he he he

  3. 3

    ratna berkata,

    Mei 12, 2008 @ 12:56 am

    @ hutriest
    wah bener, kata suami jg gitu. Film No Country For Old Men bagus dan layak untuk di tonton. Memberikan sesuatu yg berbeda. Sayang gw blom sempet nonton..maklum emak2 klo nonton ngambil waktu pas anak lg bo2..hehe

    @ babeh
    Ya iya la Beh, klo ga gitu ceritanya ya bukan ‘derailed” tapi film BF dunk..hehe..
    tapi nanti ada kejutannya lho..ternyata justru Aniston menikmati kejadian pemerkosaan thdnya lho…mengapa begitu? penasaran kan…. :D

  4. 4

    babeh berkata,

    Mei 12, 2008 @ 1:56 pm

    babeh jg pan bilang, meding si Aston, bisa ngelanjutin gejolaknya….. peduli amat ma penjahat….. palagi penjahatnya guanteng….. (guanteng ga sih rat?) ya teueteup ajah ueennaaaakk….. beda ma penjahat disinih…. ya jelek, bau lagih….. (tapi….. napa si Aston bisa pingsan ya rat?) itu kali nyang bikin penasaran ya….

  5. 5

    ratna berkata,

    Mei 13, 2008 @ 4:30 am

    @ babeh
    ya ampun beh…penjahat di film itu ga ganteng..nakutin sih iya..
    btw, yang namanya penjahat mah mau ganteng kek mo jelek kek ya tetep aja penjahat..nakutin ah..apalagi memperkosa gitu…hiiiiii
    Nah.. mending babeh nonton aja deh…hehehe

RSS Komentar · URI Lacak Balik

Ungkapkan pendapat Anda