Hari gini masih buta seks?
Jaman sekarang gitu, informasi apapun udah gampang sekali didapatkan temasuk soal seks. So, kayaknya aneh kalau masih ada yang tidak tahu tentang seks. Walaupun demikian, pasti saja ada, yang biasanya dialami oleh orang yang memiliki kecenderungan menutup dirinya dari informasi dan pendidikan seks.
Pemahaman akan pendidikan seks sangan diperlukan. Tak hanya persoalan seputar seks yang “menyenangkan”, namun demikian pula dengan sisi negatifnya. Selain untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan, pendidikan seks memberi pengetahuan kepada mereka yang kurang banyak bergaul. Ketidaktahuan tentang masalah seks hingga sekarang tetap merupakan persoalan besar dan termanifestasi dalam berbagai bentuk.
Untuk yang pengantin baru, seks pada malam pertama bagi pasangan yang buta akan pengetahuan tentang itu akan mengalami sebuah malam yang terasa “menyakitkan” tanpa ada kenangan menyenangkan sama sekali. Salah satunya mungkin serba canggung dan bingung ketika memasuki kamar pengantin. Waduh, kayaknya rugi banget yach.. klo gitu sih mending ga usah nikah aja
Pengetahuan seks juga diperlukan untuk yang sudah lama menikah, karena mewujudkan suatu hubungan seksual yang sehat dan menggairahkan bukanlah hal yang mudah. Tanpa adanya pengetahuan tentang seks, sangat sulit sebuah hubungan seksual bisa berjalan serta bertahan dengan mantap. Masalah yang terjadi biasanya mulai dari kebosanan, frigiditas dan bahkan hingga berakhir pada perpisahan.
Kurangnya informasi mengenai maslah seksual tentu saja bisa mengakibatkan kesalahpahaman yang dikhawatirkan akan berakibat buruk bagi kelangsungan cinta. Hal ini pulalah yang akan menjadi penyebab menurunnya gairah seksual dalam rumah tangga.
Meskipun seks bukanlah inti dari sebuah pernikahan, para pakar menyebutkan, bahwa sesungguhnya pendidikan seks dapat mengatasi berbagai masalah lain yang sering menjadi akar persoalan yang mengganggu kebahagiaan perkawinan. Untuk itulah pendidikan seks formal dan non-formal sangat dibutuhkan untuk mengetahui nilai-nilai yang ada di dalamnya, baik yang positif ataupun efek negatif jika seks dilakukan dengan tidak benar dan tidak pada tempatnya.
Jadi, kayaknya ga masalah kan kalau kita mengetahui seputar seks meskipun belum diperlukan untuk dipraktekan saat ini
toh ngobrolin seks itu menyenangkan kok (*dasar emak-emak)
Zee berkata,
Maret 12, 2008 @ 5:03 am
kekekeke….emberr…
kabarihari berkata,
Maret 12, 2008 @ 6:17 am
hihihi..jadi inget dulu..
)
(malam pertama yang ngga seru..
mungkin mestinya dulu nanya-nanya dulu ke mbak Ratna kali ya
Faradina berkata,
Maret 12, 2008 @ 11:46 am
Info yg bagus mbak. Supaya nanti bisa siap2. Hehehe…
deteksi berkata,
Maret 12, 2008 @ 6:18 pm
hm… sex itu kan insting bawaan, tanpa diajari juga akan tahu sendiri… tapi dengan adanya bokep itu kadang malah membuat wanita menjadi overexpectation terhadap ukuran penis pasangan, karena yang ditonton kan bule yang panjangnya bisa dua kali lipat ras indonesia
Tumes_semuT berkata,
Maret 12, 2008 @ 7:25 pm
bener mbak pengetahuan tentang seks bahkan menurut saya lebih berguna di malam pertama bahkan daripada pengalaman seks (sebelum nikah, malam pertamanya kebanyakan udah hambar menurut cerita teman2 yang udah ngesek sebelum nikah) yang pertama memang…
indra1082 berkata,
Maret 12, 2008 @ 11:22 pm
Sex??? mmmmmmmmmm…..
kalau halal lebih nikmat…
Akhmad Mulyanto berkata,
Maret 13, 2008 @ 4:41 am
Kalau tidak halah, masih nikmat yah ?
Akhmad Mulyanto berkata,
Maret 13, 2008 @ 4:41 am
Kalau tidak halal, masih nikmat yah ?
kangtutur berkata,
Maret 13, 2008 @ 6:38 am
klo soal seks sih, aku bener2 buta…
makasnya masih seneng “meraba-raba” soal yg satu ini
dobelden berkata,
Maret 13, 2008 @ 9:03 am
wah bakal masuk BOTD nih
hanggadamai berkata,
Maret 14, 2008 @ 12:17 am
diriku jd ndak bisa ngeliat
ratna berkata,
Maret 14, 2008 @ 2:33 am
@ Zee
hehehe…embernya jangan yang bocor ya mba…
@ kabarihari
walah….yang penting sekarang seru kan…
@ Faradina
iya, tapi jangan lama-lama persiapannya nanti malah pusing..hehe
@ deteksi
tenang mas, masih banyak yang cinta “produk lokal” kok…hehe
@ Tumes_semuT
save the best for last lha…
@ Indra1082
nikmat dan plus dapat pahala kan..
@ Akhmad Mulyanto
ya klo itu sih depend sama orangnya mas, secara kebutuhan itu kan datangnya bisa kapan aja tuh dan klo ga tersalurkan kadang bikin “pusing” nah klo ybs ntu lebih milih ga “pusing” gimanapun caranya ya pastilah tetep nikmat2 aja, cm klo dah pusing ilang biasanya baru deh inget “yang lain”
@ kangtutur
masih buta jg gpp kok kang, emang dimulai dari “meraba-raba” kok, nah klo udah gitu sih pasti langsung pinter dengan sendirinya..huehehe
@ dobelden
BOTD..???kayaknya sih masih banyak yang lebih keren dari blog gw…(*tersipu-sipu)
@ hanggadamai
ya udah..ntar ukuran font-nya aku gedein dueh biar bisa ngeliat (*ga nyambung :D)
chocovanilla berkata,
Maret 14, 2008 @ 3:01 am
Bagiku Seks = refreshing
Akhmad Mulyanto berkata,
Maret 14, 2008 @ 5:45 am
Aneh yah, kok bisa bikin pusing, bisa bikin gelap mata, bisa jadi perkara kriminal
. Padahal solusinnya cuman 5 menit
.
ratna berkata,
Maret 17, 2008 @ 8:35 am
@ chocovanilla
wah mba choco, mantep deh…
@ Akhmad Mulyanto
hihiihii…ini bukan pertanyaan kan